Kencan di Indonesia: yang perlu diketahui pendatang
Diperbarui: Oktober 2026
Kencan di Indonesia dipengaruhi agama, keluarga, dan sopan santun, dan sangat berbeda antara daerah, agama, serta antara kota dan desa. Bali mayoritas Hindu dan sudah terbiasa dengan wisatawan, tapi pura, upacara, dan sesajen adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, dan menghormatinya itu penting. Orang kenalan lewat teman, kerja, hobi, dan aplikasi, sementara beach club dan acara di Bali mempertemukan pelancong dan warga lokal. KUHP baru Indonesia juga berlaku untuk orang asing, jadi bersikap bijak dan sopan itu bukan cuma soal etika, tapi juga hal praktis.
Gimana kencan di sini
•Aplikasi kencan banyak dipakai; setelah match, obrolan biasanya pindah ke WhatsApp.
•Kencan pertama biasanya sederhana: ngopi, makan, jalan di pantai, atau minum sambil menunggu sunset.
•Soal siapa yang bayar, tidak ada aturan pasti: menawarkan untuk membayar atau patungan itu sopan, dan di kalangan pelancong dan anak muda patungan sudah biasa.
•Keluarga dan agama sangat berpengaruh, dan sebagian orang hanya mau berpacaran dengan yang seagama.
•Pernikahan di Indonesia harus mengikuti salah satu agama yang diakui, dan tidak ada pernikahan sipil yang terpisah.
•Kemesraan di depan umum lebih dijaga dibanding di banyak negara Barat, terutama di luar kawasan wisata.
•KUHP baru berlaku sejak 2026: hubungan seks di luar nikah dan tinggal bersama tanpa menikah bisa dipidana jika ada pengaduan dari anggota keluarga dekat, dan ini juga berlaku untuk orang asing.
•Hubungan sering berjalan pelan; orang butuh waktu untuk saling mengenal.
•Orang Indonesia senang kalau pendatang mencoba beberapa kata bahasa Indonesia, misalnya 'terima kasih'.
•Sebagian orang tidak bersalaman dengan lawan jenis; tunggu sampai tangan diulurkan lebih dulu.
•Alkohol legal di Bali dan mudah ditemukan, tapi banyak orang Indonesia tidak minum karena alasan agama.
•Nyepi, Hari Raya Hening umat Hindu Bali, menghentikan aktivitas seluruh pulau selama sehari setiap tahun, termasuk bandara.
GO TO
✓Ajak kencan pertama yang sederhana di tempat ramai, seperti kafe, beach club, atau pasar.
✓Kenakan pakaian yang sopan dan tertutup saat ke pura dan upacara keagamaan.
✓Pelajari beberapa ungkapan bahasa Indonesia dan pakai.
✓Hormati agama, keluarga, dan ritme pasangan kencanmu.
✓Tukar uang di money changer resmi dan sepakati harga jasa di awal.
✓Pulang dengan taksi resmi atau aplikasi transportasi online.
✓Bayar pungutan wisatawan asing Bali (Rp150.000) lewat situs resmi Love Bali.
✓Bawa paspor atau izin tinggal.
✓Tetap tersenyum dan tenang, meskipun ada yang tidak berjalan lancar.
✓Kirim pesan terima kasih singkat setelah kencan yang menyenangkan.
NO GO
✕Jangan menginjak sesajen kecil (canang sari) di trotoar dan depan pintu.
✕Jangan masuk ke bagian utama pura kecuali untuk sembahyang, dan jangan pernah memanjat pelinggih atau pohon yang disakralkan.
✕Jangan berfoto tidak senonoh atau tidak sopan di pura dan tempat suci.
✕Jauhi narkoba sama sekali; hukumannya termasuk penjara bertahun-tahun dan hukuman mati.
✕Jangan naik motor tanpa SIM yang sesuai dan helm.
✕Jangan minum minuman keras tanpa merek atau koktail murah yang asal-usulnya tidak jelas; keracunan metanol sudah memakan korban jiwa di kawasan wisata.
✕Jangan memaksakan kontak fisik atau bermesraan berlebihan di depan umum.
✕Jangan meninggikan suara atau marah-marah di depan umum.
✕Jangan menawar terlalu keras ke pedagang.
✕Jangan mengirim uang kepada orang yang hanya kamu kenal lewat internet.
Keamanan
•Hubungi 110 untuk polisi dan 118 untuk ambulans; 112 juga bisa dipakai untuk keadaan darurat.
•Untuk kencan pertama, bertemulah di tempat umum yang ramai dan beri tahu teman ke mana kamu pergi.
•Perhatikan saat minumanmu dibuat dan jangan pernah meninggalkannya; kasus minuman yang dicampur obat pernah dilaporkan di Bali.
•Hindari ikut ke kamar hotel orang yang baru kamu kenal; sudah ada wisatawan yang dirampok dan diserang dengan cara itu.
•Malam hari, pakai Bluebird atau taksi resmi lain atau aplikasi transportasi online, dan hindari jalan yang gelap dan sepi.
•Pegang ponsel dan tas di sisi yang jauh dari jalan; penjambretan sering dilaporkan.
Kencan di Indonesia dipengaruhi agama, keluarga, dan sopan santun, dan sangat berbeda antara daerah, agama, serta antara kota dan desa. Bali mayoritas Hindu dan sudah terbiasa dengan wisatawan, tapi pura, upacara, dan sesajen adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, dan menghormatinya itu penting. Orang kenalan lewat teman, kerja, hobi, dan aplikasi, sementara beach club dan acara di Bali mempertemukan pelancong dan warga lokal. KUHP baru Indonesia juga berlaku untuk orang asing, jadi bersikap bijak dan sopan itu bukan cuma soal etika, tapi juga hal praktis.
Apa yang sebaiknya dihindari saat kencan di Indonesia?
+
Jangan menginjak sesajen kecil (canang sari) di trotoar dan depan pintu. Jangan masuk ke bagian utama pura kecuali untuk sembahyang, dan jangan pernah memanjat pelinggih atau pohon yang disakralkan.
Apa yang memberi kesan baik saat kencan di Indonesia?
+
Ajak kencan pertama yang sederhana di tempat ramai, seperti kafe, beach club, atau pasar. Kenakan pakaian yang sopan dan tertutup saat ke pura dan upacara keagamaan.
Bagaimana tetap aman saat kencan di Indonesia?
+
Hubungi 110 untuk polisi dan 118 untuk ambulans; 112 juga bisa dipakai untuk keadaan darurat.
Setiap orang berbeda. Ini pola umum, bukan aturan.